Tips Keselamatan Saat Berlibur Sendirian

Tips Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Liburan

Liburan tidak harus dihabiskan bersama-sama dengan orang lain. Jika memang waktu tidak memungkinkan untuk mengajak kerabat berlibur bersama atau ingin merasakan sensasi berlibur sendirian, berikut tips yang bisa kami berikan agar liburan Anda maksimal.

Orang-orang yang pernah berlibur sendirian sebagian besar mendeskripsikan pengalaman liburan mereka sebagai pengalaman yang religius. Bisa dimengerti, sebab, berlibur sendirian memungkinkan Anda untuk lebih memperhatikan keadaan sekitar dan tidak terganggu oleh pendapat orang lain. Sama seperti berlibur bersama teman, berlibur sendirian juga mempunyai beberapa kelemahan, antara lain, dari segi keamanan dan perasaan kesepian.

Ada beberapa alasan untuk berlibur sendirian. Segala kesalahan yang dilakukan selama liburan adalah kesalahan Anda sendiri, jadi, Anda tidak bisa menyalahkan orang lain. Namun, jika liburan Anda sukses, Anda bisa lebih merasakan “kemenangan” karena telah melakukan segalanya sendirian. Anda juga tidak perlu khawatir akan mengganggu mood rekan Anda. Hanya Andalah yang perlu Anda beri perhatian. Jadi, dengan liburan sendirian, Anda mendapat kebebasan untuk melakukan apa pun yangh Anda mau.

Tanpa adanya teman untuk saling mengawasi, pelancong yang berkelana sendirian menjadi target utama kejahatan kriminal dan penipuan. Selain itu, jika Anda mendadak tidak fit, Anda tidak bisa meminta tolong kepada siapa pun. Meskipun demikian, tidak selamanya ungkapan “lebih banyak lebih baik” itu benar. Anda dapat lebih mudah berbaur dengan orang sekitar dan tidak tampak seperti turis. Berikut tips keselamatan saat berlibur sendirian:

  1. Ketahui dengan tepat dan teliti berapa banyak uang yang harus Anda keluarkan untuk biaya transportasi. Orang yang berlibur sendirian akan lebih aman bila naik transportasi umum untuk menuju ke suatu tempat yang agak jauh daripada berjalan kaki. Maka dari itu, bandingkan tarif transportasi dan pilihlah yang termurah namun tetap dapat dipercaya.
  2. Cari tahu jam buka penginapan atau tempat tujuan. Jangan sampai Anda harus tidur di mobil atau tak tahu harus ke mana untuk menunggu jam buka tempat-tempat tersebut.
  3. Jangan memaksakan untuk melakukan sesuatu yang tidak sreg di hati Anda.
  4. Bawalah kartu tanda pengenal di beberapa tempat.
  5. Usahakan tetap berada di tempat publik yang terbuka, terutama saat malam hari.
  6. Berjalanlah dengan percaya diri dan penuh makna. Jangan sampai Anda terlihat seperti orang kebingungan atau orang yang asing dengan lingkungan sekitar.
  7. Jangan terlihat seperti turis. Jangan mengenakan pakaian-pakaian yang menandakan bahwa Anda turis dan jangan selalu melihat peta petunjuk.
  8. Jangan mengenakan pakaian dan perhiasan mencolok.
  9. Sedikit berbohong untuk mengamankan diri adalah pilihan terbaik. Jika ingin bertanya tempat tujuan, bersikaplah seakan-akan Anda tidak sendirian. Misalnya, “Ke mana arah mal XABC? Saya ada janji dengan teman di sana.”
  10. Periksa dulu rute-rute yang harus diambil dan jadwal keberangkatan angkutan umum di penginapan/kantor pariwisata/stasiun/bandara/dll. Jangan sampai Anda harus melihat berkali-kali peta yang Anda bawa saat sudah di luar ruangan.
  11. Berikan salinan rincian perjalanan kepada orang-orang yang Anda percaya seperti teman atau keluarga di rumah agar dapat selalu memantau Anda.

Demikian beberapa tips yang bisa kami sampaikan agar Anda tetap aman walaupun berlibur sendirian.